Saturday, 25 January 2014

Allah... aku seorang pendosa

Ya ALLAH...sungguh... aku seorang pendosa.... Bukan niatku untuk mendedahkan aib diriku tapi jujur ku katakan...hati ku dah tak mampu menanggung beban dosa yang kian terkumpul dalam hati ku yang gelap ni. Seandainya dosa tu berbau.... Aku mungkin antara yang terbusuk sekali.... Aku menulis lahir dari hati...dan diharapkan andai ku bakal kembali ke jahiliyahku, penulisan ku ini mampu mengingatkan aku kembali bahawa aku pernah menemui pintu hidayahmu

Aku tak mampu merenung muka ayah ibuku... Mak ayah... sungguh, anakmu ini tak sebaik yang disangka.... Ingin sekali aku ungkapkan kata maaf dari bibirku namun untuk mengungkapkan satu persatu dosa-dosaku...aku tak sanggup... Mata-mata tersebut yang merenung aku dengan penuh kasih sayang saban hari bakal berkaca dengan airmata kekesalan seandainya mereka sedar betapa jahat nya anak ini. Bukan aku sengaja menjauhkan diri dari kalian...bukan aku sengaja merahsiakan macam2 benda dari kalian...tapi aku dihantui perasaan bersalah... 

Orang tua-tua kata...dalam adik beradik mesti ada seorang yang jahat. Hatiku pedih untuk mengaku yang aku adalah orang itu dalam keluarga kita, memang aku... Hati ku tak semulia kakak dan aku tak sepatuh adik. Aku hanyalah anak yang paling menyusahkan yang mencemarkan nama baik dengan perangai ku yang teruk.

Allah mungkin nak uji aku dengan segala kebaikan dan nikmat yang Dia dah bagi selama ni... tapi Allah, aku mengaku aku sombong...aku jarang meminta padamu, aku jarang meletakkan pergantungan pada dirimu walau bibirku menuturkan bismillahitawakaltualallah... Tapi...hanya satu pintaku... Lindungilah aibku dan aib keluargaku...selamatkan kami dari fitnah dunia...aku tak sanggup mengecewakan ayah dan mak, Aku menjadi saksi betapa mereka bekerja keras untuk kami adik beradik. Aku menjadi saksi bagaimana ayah dan ibuku berusaha melengkapkan kami dengan ilmu akademik dan ilmu agama...aku menjadi saksi bagaimana ayah dan ibuku tak pernah jemu mengajak aku mengenali-Mu dengan lebih dekat...aku menjadi saksi bagaimana ayah dan ibuku mengajarku beribadat- mngajarku solat, puasa, mengaji...Aku menjadi saksi bagaimana mereka menekankan maksud ikhlas dan tanpa mengharapkan ganjaran.... 

Allah...aku saksi segala-galanya... Yang jahatnya aku.. Yang ingkar perintahMu itu aku... Jangan tarik ayah dan ibuku seandainya dosa ku terlalu berat.. Aku sedar hakikat diri ini yang mungkin tak layak untuk melihat Syurga-Mu...tapi aku mohon.. jangan tarik ibu ayah ku kerana sikap ku... Yang jahat itu aku... dan aku ingin bertaubat kepadaMu... Tolong bagi aku peluang...

No comments: